Thursday, March 6, 2008

akhirnyaa nonton AAC jugaaa

Hohoho finally I watch ayat-ayat cinta. Gak tanggung-tanggung nontonnnya sama andung (nenek) lagi. Saking kehabisan orang buat diajakin karena kalo gak udah nonton, jadwal pulsek mereka gak cocok sama gw yg lagi libur. And guess what,, andung cukup antusias buat ngomongin film ini selesainya kita nonton. Dan taunya andung juga nangis, sama kaya gue. Hadoh, sebelum gue mulai ngalor ngidul seperti biasa, at first I would like to say this is a very beauuuuuuuutiful movie, bagus banget. We may say that this is the best indonesian movie that have been ever made. A lot of messages is given to us, by a very touching, awesome story.

Ada tiga momen yang bikin gue nangis tadi, walaupun kebanyakan dari momen-momen tersebut memang dibantu oleh efek dramatisasi musik. Tapi tetep, tiga-tiganya touching banget.
-Pertama, waktu si Fahri ditegur sama temen selnya yang agak gila tentang makna sebetulnya dari sholat, cerita tentang ketabahan Nabi Yusuf, dan saat ketika si orang gila itu menyadarkan Fahri tentang kesombongan dirinya dan kesucian. Fahri nangis sesunggukan di adegan ini, sementara si orang gila itu seolah-olah lagi memuhasabahkan fahri, belum lagi backsoundnya. Hal ini mengingatkan gue sama muhasabah yang buat gue serem2 bgt,, Tapi di sisi lain, gue dapet banget makna dari adegan ini. Seolah-olah secara tidak langsung si orang gila itu juga menyadarkan semua penonton, dan itu bener-bener nancep banget di hati. This scene really really made me terenyuh sampe nangis yg lumyan daleem,,,,
-Kedua. Adegan ketika Fahri dinyatakan gak bersalah. Tepatnya ketika palu diketuk. Seketika keadaan jadi membahana. Suasana yang digambarin pas banget. Backsoundnya, ekspresi pembela-pembela Fahri, juga sujud syukur Fahri yang kemudian diiringi oleh Aisha yang menghampirinya sebagai perwujudan syukur. Ini happy moment yang gak sekedar happy2an doang. Ada rasa kelegaan, kebahagiaan, and the provemement that the good will always win as the time bring it. nangis lagi deh gueeee, kerasa banget taste of happynessnya,, kalo sekarang nagisnya itu nangis bahagia
-Ketiga, yaitu adegan2 poligami hihihii. Tepatnya ketika Fahri lagi berdua sama Aisha dipinggir kolam. Scenenya itu mereka lagi ngobrol2 dan ketawa2 gitu terus Fahri megang perut Aisha yang lagi hamil. Disitu ada Maria yang lagi ngintip teru sedih. Gw kontan langsung nangis pas adegan ini karena di scene2 poligami sebelumnya Fahri kelihatan lebih ke Maria, dan gue sendiri lebih prefer dan simpati ke Aisha, jadinya pas tiba2 adegan Fahri sama Aisha,,, lumayaaan, langsung menguras air mata guee,,,,
-Keempat, mungkin semua orang juga nangis kali yee pas adegan ini. Gue sendiri lupa tadi pas scene ini nangis atau enggak. Yang jelas ini moment yang lumyan paling touching, membahagiakan, melegakan, dan menentramkan hati dan jiwa (haha). Pokoknya yang adegan di padang pasir itu lhoooo.........

Now the time shows 10.59 o'clock. Besides, I'm quite tired today and sleepy also. InsyaAllah I'll be back still talking about this movie in resensi, pendapat pribadi, dan sebagai macamnya lah.

Notes : I went to melawai before I go to MTA to watch this movie. I got five cute clothes in less than 30 minutes lho, and with quite good price also, ahahai ,,,,,

No comments: