Wednesday, March 5, 2008

dzikir bersama part 2 : islam memang paling baik

Dzikir tadi di sekolah dipimpin ama ustadz arifin ilham. At first he was melantunkan dzikir2, honesty, me and my friends didn't really focus on that. and so on with other student including our 11th and 12th grade student. We were hungry and felt bored, and just chattering with each other. Gue akuin memang sih yang kita lakuin itu nggak baik, cuma mau gimana lagi. Kita semua kan juga manusia biasa yang rentan dengan hawa, nafsu, dan bisikan syetan. Istighfar, istighfar, istighfar,,,,,,,,,,,,,,,,,

Tapi, giliran dzikirnya selesai, suasanya lumayan berubah. Habis dzkikir ustadznya ngasih kita ceramah. But it was really suitable for us. Nggak yang berat-berat kaya ceramahnya ulama pesantren. Ustadznya juga bawain ceramahnya dengan cukup santai, diselingi juga oleh joke-joke yang okeelaah,,, Temanya itu tentang pacaran. Seumur kita jangan pacaran dulu, lebih baik ta'aruf (kalo gak salah). Pacaran itu ada saatnya, yaitu pas kita udah nikah, baruu deh terasa nikmatnya.
Pas ini ustad arifin ilham ngajak istrinya untuk maju ke depan nemenin dia. Oh we was so thrilled,,, istrinya cantik bangeeeet. Then they told us about the story how they meet, how was the propose, and something like that. That was so sweet because the story juga mengandung unsur-unsur alami, dari doa minta jodoh, mimpi tentang jodoh, lamran yang so sweetnya islami banget, sampai gambaran keluarga yang sakinah, mawardah, warahmah, islami, romantis, dan so sweet kita simpulkan dari hal-hal tersebut.

The story above quite change my paradigm about married. If I imagine of married before, I imagine about the romantism, and sweetness of marriage that pictured by the young married couple on the korean drama princess hours. This drama also make me wanna marry young with my pedro someday, insyaAllah. I wasn't care about the diffferent things between the couple at that time, because I thought that the power of love will overcome it all.
But now, I think my mindset have changed for more than a bit. I can see the sweetness of love islam way. Before this, me as a romantism-addict, thought love by islam is a bit kaku or something like that, no so sweet things that I usually see in korean drama. But, Allah has proven that islam is the rightest, and wahta I thought was wrong. A love relationship between men and women that based by the love for Allah is the best. Paling indah, paling nice, paling menentramkan jiwaa(gyahahaa), trus paling afdol lagiiii...

Dari sini gue bisa dapet banyak pelajaran. Tentang cinta dan pemahaman yang sedikit bertambah tentang agama. Gue bayangin deh, kalo rumahtangga artis-artis indonesia ngambil fondasi dari AlQuran, mungkin yang namanya perceraian itu bakalan jaraaaang banget. Komunikasi gak jalan bisa silaturahmi, kalo gak cocok bisa saling menghargai, perbedaan penghasilan bisa saling mensyukuri, selingkuh bisa dihentikan dengan menjaga pandangan, dan yang paling penting adalah,,,,, cinta yang utama harus kepada Allah SWT. Gitu kali yeee, gue juga nulis ini ngambil ngambil resensi, intisari, kesimpulan dari otak gue sendiri. Pasti dari tulisan ini banyak banget deh kekurangannya, terus pasti apa yang gue tulis ini masih butuh perjuangan untuk gue amalkan terhadap diri gue sendiri.

1 comment:

faisol said...

terima kasih sharing info/ilmunya...
saya membuat tulisan tentang "Berdzikir Membuat Hati Tetram, Benarkah?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/berdzikir-membuat-hati-tentram-benarkah.html

(link di atas adalah tulisan ke-1 dr 5 buah link berdzikir membuat hati tentram)

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/