Monday, June 20, 2011

Coba Katakan

Mumpung-mumpungnya mood ngeblog lagi jalan, kenapa harus ditahan-tahan dan malah mengerjakan tugas kuliah semester pendek yang padat ini ?

Secercah pikiran timbul dalam otak gw disaat perjalanan dari kampus ke rumah B7. Karena radiotape mobil sudah lama rusak, gw terbiasa untuk menyalakan mp3 dari blackberry sebagai hiburan. Setelah gw nurunin temen gw si di daerah Margonda, gw mulai nyalain mp3. Gw milih lagu Coba Katakan dari Maliq & d'Essentials.

Lagu ini salah satu favorit gw, paling favorit. Paling tidak membosankan. Pernah suatu hari waktu gw masih kelas 2 sma, gw nyalain lagu ini gak berhenti-henti sepanjang sore. Otomatis lagu ini sering menjadi pilihan teratas gw tiap kali nyalain mp3 dari handphone.

Kalau ditilik dari isi lirik-liriknya, belum ada satupun yang menggambarkan hal-hal dari diri gw ataupun yang pernah gw alami. Yuk, kita cermati dulu liriknya, ini :


coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka..

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

wohoho.. dudududu…
wohoho.. dudududu…

yang ku inginkan..
satu tujuan..
sebuah kenyataan..
bukan impian..
bukan harapan..
bukan alasan..
satu kepastian..

coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..

See ? Gak gw banget kan ? Gw belom pernah pacaran, belom pernah berada dalam posisi digantungin sama pasangan (seenggaknya begitu lah inti utama dari lagu ini yang gw tangkep). Kisah percintaan gw saat ini pun (masih) kosong, cerita gw dan gebetan pun tidak sama danseperti lirik ini, atau mungkin belum sampai ke tahap seperti yang lirik-lirik ini ceritakan.

However, somehow, I don't know, I enjoy this song so much. Feels like it doesn't require similar experience to enjoy it. Apa mungkin karena gw belum mengalaminya jadi sekarang rasanya tiap nada, beat, dan lirik dari lagu ini masih selalu sukses bikin gw enjoy ?

Sebagai kesimpulan, karena gw nggak kepikiran untuk blogpost-tanpa-niat-sebelumnya ini, yuk ah kita (gw dan mungkin kalian, readers) apresiasi saja grup musik Maliq & d'Essentials ini. Sukses aja loh, membuat pendengarnya menikmati cerita liriknya walaupun pendengar belum pernah mengalaminya, berkontemplasi, terhanyut dalam beat dan nada-nada, dan berjuang keras untuk menemukan relevansi antara bait-bait lirik yang potensial 'nancep' ini dengan pengalaman pendengarnya ;)

No comments: