Friday, September 2, 2011

BAIK

Selamat pagi ! ini adalah hari ketiga Idul Fitri 1432 H kalau kita mengikuti lebarannya pemerintah. Sebelumnya, gw ingin memohon maaf kepada kalian semua, blogwalkers, visitors yang sudah pernah mampir ataupun belum, atas kesalahan-kesalahan khususnya kata-kata dan tuangan pikiran gw yang kurang berkenan di hati kalian semua.

Yang jelas dari kemarin ada beberapa pemikiran yang sudah berenang-renang dengan lincahnya di dalam pikiran gw. BUkan, bukan sepenuhnya karena ada hal-hal atau kejadian khusus di sekitar lingkungan gw yang menjadi stimulus atas munculnya pemikiran ini.

Baik. Saat ini gw ingin sekali membahas tentang orang baik dan kebaikan. Beberapa hari ini saya telah berpikir dan memaparkan sebuah kesimpulan, setidaknya dalam otak gw.

Gw, mungkin selama ini adalah orang yang percaya akan sebuah hal bernama kesan. Dalam topik ini, apabila dikaitkan, dulu gw berpikir orang baik adalah orang yang sangat ramah, lembut tutur katanya, dan sebagainya. Itu dulu.

Kemudian gw berpikir, mungkin saja di sisi lain, orang yang terkesan begitu ramah, bisa saja merupakan orang yang suka suudzon hatinya, kurang murah hati, menjadi sangat tidak ramah when it comes to another person, pendendam, dan sebagainya.

Di sisi lain, ayo kita tengok orang-orang yang mungkin kesehariannya terkesan ketus, jutek, dan sebagainya yang membuat kita berkesimpulan bahwa orang ini tidak terlalu baik. Coba bayangkan, bisa saja orang ini mempunyai sifat yang sangat care dengan sekitarnya, murah hati, pemaaf, tulus, dan sebagainya. Bisa saja kan ? Orang-orang ini menerjemahkan sifat-sifat baiknya ini mungkin tidak dengan bahasa yang baik-dalam hal ini tidak ramah, dsb.

Gw tidak menafikkan bahwa tiap orang tentunya mempunyai sifat baik dan buruk dalam dirinya. Mungkin yang ingin gw tekankan disini adalah ayo kita jangan cepat menarik kesimpulan. Mungkin terdengar jahat kalau gw bilang "kesan bisa saja menipu", karena memang juga pekerjaan non-akademis gw di kampus berdekatan dengan kesan ini. Mungkin tulisan kali ini bukan berujung pada sebuah kesimpulan. Here I say : ini hanya pemaparan atas sebongkah pemikiran. Bukan juga berarti di sini gw mengatakan bahwa "oh yang baik belum tentu baik, oh yang jahat mungkin saja hatinya baik." Tidak, tidak seperti itu. Gw mempunyai teman, yang sifat-sifatnya bisa membuat kita berkesimpulan bahwa "Oh, dia memang baik" dan nyatanya memang baik dan kebetulan orangnya ramah. Ada juga teman gw yang terlihat jutek, ketus, dan sebagainya, namun cukup dengan beberapa sikap dan perlakuan ke teman-temannya, tanpa kita menggali unsur apa yang ada di dalam hatinya, kita bisa bilang "oh orang ini baik =)"

Oke ide ini baru saja meluncur di otak gw : mungkin baik atau tidaknya seseorang, setidaknya minimal kepada diri kita ataupun lingkungannya, dibuktikan dengan : tindakan =) Dan sekali lagi gw tegaskan bahwa tentunya setiap manusia memilika sifat baik dan buruk dalam dirinya =) Kita makhluk abu-abu. Hitam. Putih. Namun ada kalanya, mungkin ya, ada diantara unsur hitam dan putih ini yang lebih mendominasi satu dengan yang lainnya. Maaf apabila gw banyak menggunakan kata "mungkin", sekali lagi, mungkin di dunia ini memang ada orang yang ditakdirkan untuk menyakiti kita, dan di sisi lain ada orang yang ditakdirkan untuk memeluk kita dan meminjamkan bahunya untuk disandarkan =)

No comments: