Sunday, June 10, 2012

POSTINGAN IMPULSIF

Betapa rindunya saya dengan orang ini
Orang ini bukan orang super kok, biasa aja
Ada sisi charmingnya, ada sisi yang bisa diidolakan, tapi dia manusia biasa
Ada hal-hal dari dirinya yang mungkin membuat orang-orang muak dengannya
(untuk kalimat di atas, mungkin hal ini hanya berlangsung di suatu masa yang sudah lewat)
Ya, dia manusia biasa kok,

Tapi di mata saya, dia anomali, superanomali
Kebetulan perjalanan saya sejak sd sampai sekarang, apa yang saya lihat, baca dengar
Membuat saya menyimpulkan dia itu cukup anomali
Analoginya seperti memakai coat di musim semi
Oh kebetulan saya pernah passion dengan coat ini

Betapa dia, dengan caranya sendiri, membuat sesuatu hal ini terlihat lebih baik.

Orang yang satu ini idola saya
karena dia manusiawi, dia manusia biasa
Ke-anomali-annya itu cukup membuat saya amazed
Belum lagi, passionnya akan satu hal itu, mengingatkan bahwa saya juga sempat memiliki passion yang amat sangat terhadap hal tersebut semasa saya sekolah menengah
Aduh rindu...

Saya itu
Hidup dalam lingkungan
Berada dalam stigma keras
dimana Romeo adalah Juliet
dimana Barbie adalah Ken
dimana setiap orang, tiap-tiap orang, berteriak demikian
dimana saya ? mungkin saya orang atau tetangga terabaikan yang hidup di antara mereka, atau Oh mungkin hanya debu :)

Anda ini spesial sekali
bukan spesial dalam artian sebegitu spesialnya
tetapi
ketika hal atau ekspresi yang lazim dilakukan oleh orang biasa
dilakukan oleh Anda
Di mata saya itu cukup luar biasa, ha ha ha

Mungkin kemungkinan Anda tersasar di blog ini keciiiiiiil sekali. Kalaupun tersasar, entah Anda mengerti maksud segala uraian kata implisit ini. Ya, saya sering ngetwit yang dimaksudkan tentang Anda, entah Anda tahu atau tidak. Ada masa-masa dimana saya sangat bersyukuuuur, saya mengenal Anda dan saat-saat tersebut saya sangat menikmati bahwa saya mengenal Anda, ya, masa-masa itu. Masa-masa yang membuat saya sebegitu susah move onnya dari tahun 2011. Dimana tahun 2012 ini saya dipaksa mau tidak mau berdiri mandiri, dalam segala aspek, tanpa Anda di 360 derajat di sekeliling saya.

Saya mengenal Anda, tapi saya tidak tahu seberapa jauh
Oh ya, kembali ke topik saya bersyukur mengenal Anda
Ada saat-saat saya sebegitu flatterednya :" Ya, saya nggak bohong.
Sebegitu flatterednya. Terima kasih kalau dulu Anda sempat berpikir demikian mengenai saya, I feel very honored.
Oh, terimakasih kepada passion.

Oke, sekarang
entah begitu sama kutub magnet yang ada pada diri saya dan Anda, sehinga tiap kali saya melihat Anda di kampus, entah mengapa tubuh ini langsung mendorong saya untuk menghindari Anda. Saya juga tidak tahu mengapa. Mungkin sedikit tebakan saya adalah, mungkin diri saya berkata "Ah, you already have your happy life now"....


Intinya, sukses ya dengan segala langkah yang Anda tempuh ;) Dan saya selalu suka celotehan Anda, gaya Anda, cara berbicara Anda, selalu suka. Untuk topik-topik yang Anda celotehkan ini, saya kebetulan selalu kepo.



*mulai nangis*





how I miss you, PUNGGUNG :(
Sincerely. your admirer

No comments: